Babinsa Koramil 0810/06 Kertosono Beri Wasbang Serta Bahaya Kenakalan Remaja

Nganjuk – Maraknya kenakalan remaja yang terjadi akhir-akhir ini yaitu tawuran antar kelompok serta antar pelajar yang terjadi di malam hari untuk mencegah hal itu semua terjadi , Babinsa Desa Tembarak Koramil 0810/06 Kertosono Kodim 0810 Nganjuk, kopda Umar wira berupaya memberikan sosialisasi serta edukasi tentang bahaya bahayanya tawuran serta tidak keluar dimalam hari saat bulan ramadhan ini yang kebetulan para siswa sedang mengikuti kegiatan pondok Romadon yg diadakan sekolah SMK TB ( Taruna Bakti) Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk, Jum,at (05/04/24).

Dalam kegiatan tersebut kopda Umar wira menjelaskan bahwa untuk saat ini pemerintah setempat menghimbau serta melarang para remaja khususnya usia sekolah untuk tidak keluar diatas jam malam yaitu jam 22.00 wib,demi mencegah hal hal yg tidak di inginkan khususnya yg marak terjadi saat ini tawuran massa atau antar kelompok yg berdampak merugikan diri serta orang lain yg berada dilokasi tawuran (seandainya terjadi),

Kopda Umar wira juga menegaskan bahwa momentum bulan ramadan ini agar menjadi sarana introspeksi diri serta pengendalian diri dari hawa nafsu remaja yg mengebu ,agar tidak menyesal kemudian hari jika melakukan perbuatan yg melanggar hukum,

Dalam kesempatan tersebut kopda Umar wira selaku Babinsa Tembarak juga menjelaskan Dampak buruk jika keluar malam yg juga tidak bagus untuk kesehatan jika anak-anak remaja masih diusia sekolah serta pengaruh negatif yg ada diluaran ketika kalian keluar pada malam hari.

Dalam tempat terpisah, Kapten Arh Yono Periyo Danramil 0810/06 Kertosono mengharapkan agar kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya saling menghargai dan menghormati di lingkungan sekolah. Hal ini bertujuan agar dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif aman tanpa adanya gangguan anatara kelompok satu dg yg lainnya agar tidak ada gab / geng dari masing-masing pelajar.

“Sosialisasi ini memberikan informasi kepada siswa mengenai apa yg terjadi saat ini atau yang lagi tranding di wilayah Kertosono umumnya, penyebab dan dampaknya. Tujuannya adalah untuk menjelaskan kepada siswa tentang besarnya dampak tawuran pelajar di lingkungan sekolah serta untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh rasa hormat satu sama lain.” Ucap Danramil 0810/06 Kertosono.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *